Pengabdian Kepada Masyarakat

FAKULTAS TEKNIK LABORATORIUM MEDIK

SABTU, 11 Juli 2026 | Pengabdian kepada Masyarakat FTLM–FGMIK UMPR: Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia melalui Program BKL Cantik

Fakultas Teknologi Laboratorium Medik (FTLM) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya berkolaborasi dengan Fakultas Gizi dan Manajemen Informasi Kesehatan (FGMIK) dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Program Bina Keluarga Lansia (BKL) Cantik pada 11 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif, promotif, dan preventif.

Kegiatan pengabdian melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dari kedua fakultas yang bekerja sama dalam memberikan pelayanan serta edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) dan keluarga pendampingnya. Berbagai aktivitas dilaksanakan, mulai dari penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi gizi, hingga edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pencegahan penyakit degeneratif pada lansia.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, FTLM dan FGMIK Universitas Muhammadiyah Palangka Raya terus berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera serta mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

SELASA, 25 Februari 2025 | Edukasi Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Seksual, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa TLM UMPR kepada Masyarakat

Sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi dan Penguatan Kapasitas Remaja dalam Pengendalian dan Pencegahan Dini Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS)” sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Melalui penyampaian materi yang interaktif, diskusi, serta sesi tanya jawab, para peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS), faktor risiko, cara penularan, dampak yang dapat ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk perilaku hidup sehat serta meningkatkan kepedulian remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri sejak usia sekolah.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai isu kesehatan reproduksi yang relevan dengan kehidupan remaja. Suasana yang komunikatif dan edukatif menjadi bukti bahwa penyampaian informasi kesehatan dengan pendekatan yang tepat dapat diterima dengan baik oleh generasi muda.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa TLM UMPR tidak hanya mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Diharapkan kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus berlanjut melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan sehingga semakin banyak remaja yang memiliki pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif dalam mencegah Penyakit Infeksi Menular Seksual serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

SENIN, 23 September 2024 | Mendukung Deteksi Dini Malaria, TLM UMPR Laksanakan Mass Blood Survey Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas

Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Mass Blood Survey (MBS) Malaria di wilayah kerja Puskesmas Lamunti, Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa TLM UMPR bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sebagai upaya mendukung program pengendalian dan eliminasi malaria di Kalimantan Tengah.

Mass Blood Survey (MBS) merupakan kegiatan surveilans aktif yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini kasus malaria, termasuk infeksi tanpa gejala (asimptomatik), melalui pemeriksaan sampel darah masyarakat. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar dalam pemetaan kondisi epidemiologi malaria sehingga dapat mendukung pengambilan kebijakan serta pelaksanaan tindakan pencegahan dan pengendalian yang lebih efektif.

Selama kegiatan berlangsung, tim melaksanakan berbagai tahapan mulai dari koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini malaria, pengambilan sampel darah, hingga pemeriksaan laboratorium sesuai standar prosedur. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme, keselamatan kerja, serta pendekatan humanis kepada masyarakat agar proses pemeriksaan dapat berlangsung dengan baik.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui upaya deteksi dini penyakit malaria, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa TLM UMPR untuk mengaplikasikan kompetensi keilmuan, keterampilan laboratorium, serta komunikasi kesehatan secara langsung di masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.