
Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Mass Blood Survey (MBS) Malaria di wilayah kerja Puskesmas Lamunti, Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa TLM UMPR bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sebagai upaya mendukung program pengendalian dan eliminasi malaria di Kalimantan Tengah.
Mass Blood Survey (MBS) merupakan kegiatan surveilans aktif yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini kasus malaria, termasuk infeksi tanpa gejala (asimptomatik), melalui pemeriksaan sampel darah masyarakat. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar dalam pemetaan kondisi epidemiologi malaria sehingga dapat mendukung pengambilan kebijakan serta pelaksanaan tindakan pencegahan dan pengendalian yang lebih efektif.


Selama kegiatan berlangsung, tim melaksanakan berbagai tahapan mulai dari koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini malaria, pengambilan sampel darah, hingga pemeriksaan laboratorium sesuai standar prosedur. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme, keselamatan kerja, serta pendekatan humanis kepada masyarakat agar proses pemeriksaan dapat berlangsung dengan baik.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui upaya deteksi dini penyakit malaria, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa TLM UMPR untuk mengaplikasikan kompetensi keilmuan, keterampilan laboratorium, serta komunikasi kesehatan secara langsung di masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

