Edukasi Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Seksual, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa TLM UMPR kepada Masyarakat

Sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi dan Penguatan Kapasitas Remaja dalam Pengendalian dan Pencegahan Dini Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS)” sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Melalui penyampaian materi yang interaktif, diskusi, serta sesi tanya jawab, para peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS), faktor risiko, cara penularan, dampak yang dapat ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk perilaku hidup sehat serta meningkatkan kepedulian remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri sejak usia sekolah.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai isu kesehatan reproduksi yang relevan dengan kehidupan remaja. Suasana yang komunikatif dan edukatif menjadi bukti bahwa penyampaian informasi kesehatan dengan pendekatan yang tepat dapat diterima dengan baik oleh generasi muda.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa TLM UMPR tidak hanya mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Diharapkan kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus berlanjut melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan sehingga semakin banyak remaja yang memiliki pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif dalam mencegah Penyakit Infeksi Menular Seksual serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.