Laboratorium Biologi Molekuler

Laboratorium Biologi Molekuler

Fakultas Teknologi Laboratorium Medik

1. Identitas Laboratorium

Laboratorium Biologi Molekuler di Fakultas Teknologi Laboratorium Medik Universitas Muhammadiyah 

1 Fakultas : Fakultas Teknologi Laboratorium Medik
2 Nama Laboratorium : Biologi Molekuler
3 Laboran Penanggung Jawab : Meilisa Andina, S.Tr.Kes
4 Luas Ruang : 102 m²

 

2. Gambaran Umum Laboratorium Biologi Molekuler di Fakultas Teknologi Laboratorium Medik Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Laboratorium Biologi Molekuler adalah fasilitas mutakhir yang difokuskan pada analisis materi genetik (DNA/RNA) dan protein pada tingkat molekuler. Di laboratorium ini, mahasiswa mempelajari teknik-teknik canggih yang menjadi standar emas (gold standard) dalam diagnosis penyakit infeksi, kelainan genetik, hingga deteksi kanker. Praktikum dirancang agar mahasiswa kompeten dalam melakukan isolasi asam nukleat, amplifikasi gen menggunakan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction), serta interpretasi hasil elektroforesis. Keahlian ini sangat krusial bagi lulusan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) di era kedokteran presisi dan bioteknologi kesehatan modern.

 

3. Tujuan

  • Sebagai pusat pembelajaran dan praktikum bagi mahasiswa untuk menguasai teknik diagnostik molekuler yang presisi dan akurat.
  • Menjadi sarana riset unggulan bagi dosen dan mahasiswa dalam bidang genetika medik, biomonitoring, dan pengembangan metode deteksi penyakit berbasis molekuler.
  • Mendukung program pengabdian masyarakat melalui penyediaan fasilitas pengujian molekuler untuk deteksi dini wabah atau penyakit menular.

 

4. Kegiatan Praktikum di Laboratorium Biologi Molekuler

  1. Praktikum Biologi Molekuler Dasar (Isolasi DNA/RNA dan kuantifikasi).
  2. Praktikum Teknik Amplifikasi Gen (Prosedur konvensional PCR dan Real-Time PCR).
  3. Praktikum Analisis Genetik (Elektroforesis gel dan pemetaan fragmen DNA).

 

5. Alat di Laboratorium Biologi Molekuler

  1. Thermal Cycler (Mesin PCR) (Alat penggandaan fragmen DNA).
  2. Real-Time PCR (qPCR) (Untuk deteksi dan kuantifikasi DNA/RNA secara cepat).
  3. Sentrifus Berkecepatan Tinggi (Refrigerated Centrifuge) (Untuk separasi komponen molekuler pada suhu dingin).
  4. Alat Elektroforesis & UV Transilluminator (Untuk visualisasi hasil amplifikasi DNA).
  5. Biosafety Cabinet (BSC) Kelas II (Area kerja steril untuk menjaga keamanan sampel dan praktikan).